BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Polsek Bandara Sam Ratulangi Amankan dan Bantu Evakuasi Penumpang Lion Air yang Meninggal Dunia di Area Boarding Gate 3

 infobhayangkara.biz.id
 MANADO _ Personel Polsek Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado melaksanakan pengamanan dan membantu proses evakuasi terhadap seorang penumpang pesawat Lion Air yang meninggal dunia di Terminal Keberangkatan, tepatnya di ruang tunggu depan Boarding Gate 3 Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, pada Minggu (11/01/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.10 WITA. Berdasarkan informasi yang diterima, korban berinisial M.L.D. (50), laki-laki, calon penumpang pesawat Lion Air JT 796 rute Manado–Sorong–Jayapura, ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri saat berada di kursi ruang tunggu boarding gate.

Temukan lebih banyak
MANADO
Kota Manado
Manado
Temukan lebih banyak
MANADO
Manado
Kota Manado
Petugas Polsek Bandara yang menerima laporan dari pihak Aviation Security (Avsec) segera mendatangi lokasi kejadian. Saat dilakukan pengecekan awal, korban ditemukan dalam posisi duduk terlentang, kepala menghadap ke atas, mulut terbuka, tubuh dalam kondisi kaku, wajah tampak membiru, serta tidak memberikan respons.

Petugas kemudian melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan pihak Avsec Bandara serta petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP). Setelah dilakukan pemeriksaan medis oleh petugas KKP, tidak ditemukan denyut nadi maupun respons lainnya pada tubuh korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Selanjutnya, korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) di Kelurahan Lapangan, Kecamatan Mapanget, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter jaga. Setibanya di rumah sakit, korban kembali dinyatakan meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

Temukan lebih banyak
MANADO
Manado
Kota Manado
Pihak kepolisian kemudian menghubungi keluarga korban. Istri korban berinisial S.W. datang ke rumah sakit dan menerima penjelasan terkait kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat keluhan sakit dada dan gangguan kesehatan sejak beberapa tahun terakhir.

Kapolsek Bandara Sam Ratulangi Manado Iptu Masry didampingi Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah bertindak cepat dan profesional dalam menangani kejadian tersebut.

“Begitu menerima laporan dari petugas Avsec, anggota Polsek Bandara langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan TKP, berkoordinasi dengan petugas kesehatan, serta membantu proses evakuasi korban ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan medis awal, korban diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya. Polsek Bandara tetap memberikan asistensi kepada pihak keluarga dan melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur,” ujar Kapolsek Bandara Sam Ratulangi Manado.

Sekitar pukul 07.44 WITA, jenazah korban dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka di wilayah Kelurahan Paniki Dua, Kecamatan Mapanget. Hingga saat ini, situasi di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado terpantau aman dan kondusif, serta aktivitas penerbangan berjalan normal.

Polsek Bandara Sam Ratulangi Manado memastikan bahwa penanganan kejadian tersebut dilakukan secara humanis, profesional, dan transparan, serta tetap berkoordinasi dengan pihak terkait guna memberikan kepastian dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.  {RED}
Baca Juga
Lebih baru Lebih lama
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
INFOBHAYANGKARA
Media Cyber Indonesian