Manado, 19 Januari 2026, Jenazah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Tomohon, Minahasa, atas nama Almarhum Joko Arifianto, yang meninggal dunia sejak 29 September 2025 lalu di Kamboja, tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado pada subuh tadi pagi.

Kedatangan jenazah berlangsung dengan pengamanan dari Polsek Kawasan Bandara Sam Ratulangi, dan selanjutnya dijemput oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara untuk dilakukan proses serah terima kepada pihak keluarga.

Setelah proses tersebut, jenazah almarhum langsung dibawa ke rumah duka dan dimakamkan pada siang hari ini di Tomohon, sesuai dengan agama dan kepercayaan almarhum.
Atas peristiwa duka ini, Komunitas Lingkungan Peduli Lawan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Sulawesi Utara menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

Founder Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut, Antonius Sangkay, saat dihubungi melalui sambungan telepon, menyampaikan empati dan doa.
“Kami turut berduka cita atas berpulangnya almarhum Joko Arifianto. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik sesuai iman dan kepercayaannya, serta keluarga diberikan kekuatan, penghiburan, dan ketabahan dalam menghadapi masa duka,” ujarnya.

Komunitas Lingkungan Peduli TPPO Sulut juga berharap agar proses pemulangan 1 WNI lainnya yang meninggal dunia di luar negeri, khususnya yang masih berada di Kamboja, dapat berjalan dengan baik sehingga keluarga segera mendapatkan kepastian dan ketenangan, tutupnya.

(tim tppo)